Seorang Nenek Tertangkap Polisi karena Bermain DominoQQ

SL adalah seorang Nenek yang berasal dari Jawa Timur yang telah berhasil diamankan oleh pihak kepoilisian. Nenek berusia 62 tahun itu terlihat sedang bermain DominoQQ bersama dengan Cucuknya di salah satu warung tempat tongkrongan sekitar.

Ketika para petugas sedang melakukan pemeriksaan rutin terkait keamanan warga. Mereka mendapati kabar bahwa ada seorang Nenek yang rutin bermain judi bersama dengan Cucuknya.

Sontak hal itu membuat para petugas segera mendatangi lokasi perkara. Berkat kedatangan para petugas itu sontak membuat sang Nenek dan Cucunya tak berkutik. Setelah itu para petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya adalah uang tunai sebanyak Rp300 ribu beserta alat-alat judinya.

Dalam penggerebekan kali ini para petugas berhasil mengamankan sang Nenek beserta Cucuknya dengan aman.  Bersama barang bukti yang telah mereka dapatkan, kedua penjudi langsung di bawa ke kantor polisi terdekat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penggerebekan lokasi perjudian di daerah ini merupakan hasil laporan dari warga setempat yang telah resah karena sang Nenek memberikan dampak negatif terhadap Cucuknya. Selain itu sang Nenek juga tidak menghiraukan larangan para warga untuk tidak mengajak Cucuknya bermain judi. Hal inilah yang menyebabkan keresahan warga semakin menumpuk dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkannya kepada polisi.

Menurut Kesaksian Warga Sekitar

Menurut kesaksian yang polisi dapatkan. Awalnya SL tidak melakukan hal tersebut, tetapi setelah ia anaknya melahirkan seorang anak, tingkah lakunya mulai berubah. Pada awalnya warga sekitar tidak mencurigai tindakan SL yang mulai menjadi aneh, tetapi semuanya mulai terlihat setelah dua bulan terakhir.

“Ya, waktu itu saya lagi memesan kopi instans. Kebetulan SL ada di sana sedang memainkan ponsel pintarnya. Awalnya saya biasa saja, tetapi setelah beberapa hari ini terlihat aneh, saya mulai curiga,” ucap Jajang ketika ditemui oleh tim petugas kepolisian.

“Saya juga mulai sedikit curiga. Soalnya SL biasa suka duduk-duduk di halaman depan rumahnya, tetapi semenjak Cucuknya lahir, tingkah lakukanya jadi berbeda,” tutur Mahmud, pria berusia 23 tahun.

Ada juga beberapa kesaksian lainnya yang mengatakan semenjak Cucuknya telah menginjak usia empat tahun. SL selalu membawanya bermain ke warkop sekitar.

Bagi seorang anak yang masih berusia kecil memang sangat mungkin untuk main di warkop atau memesan makanan ringan. Namun, sang Cucuk tampak kegirangan ketika bermain ponsel pintar yang SL pinjamkan kepadanya.

Dalam beberapa bulan terakhir ini juga beberapa warga merasa sedikit curiga karena tingkah lakunya tersebut. Alih-alih membeli dua kopi instans dan satu bungkus krupuk besar, salah satu warga tak sengaja melihat sang Cucuk sedang bermain Judi Online.

Pengakuan Sang Cucuk

Merasa khawatir dengan sang Cucuk akhirnya AR, lelaki yang tidak sengaja melihatnya itu membicarakannya dengan orang tua sang Cucuk. Namun, kedua orang tuanya tidak percaya dan memarahinya.

Karena tidak kunjung percaya juga, akhirnya AR mencoba bertanya langsung kepada sang cucuk. Dan menurut penjelasan singkatnya memang benar bahwa ia diketahui telah bermain DominoQQ bersama dengan SL.

Setelah itu akhirnya tersebar kabar yang tidak mengenakan. Semakin lama kabar tersebut menyebar dengan luas, AR pun meminta bantuan kepala RT dan RW untuk meyakinkan kedua orang tuanya bahwa anak mereka telah bermain judi online bersama dengan Neneknya.

Akhirnya setelah dua hari laporan itu muncul. Penjelasan resmi keluar dan Ketua RT dan RW beserta warga setempat yang telah mengetahui tingkah laku SL pergi menuju ke kantor polisi.

Penangkapan SL

Bersamaan dengan pemeriksaan rutin yang berlangsung selama dua hari, akhirnya para petugas dengan segera pergi menemui SL di warkop tempat biasanya dia bersantai.

Pada awalnya SL tidak mengakui perbuatan tersebut, tetapi begitu Cucuknya menyerahkan ponsel pintar kepada petugas polisi. SL pun mengaku dan menyesal atas perbuatannya tersebut.

Alasan mengapa SL mengajak Cucuknya bermain DominoQQ adalah karena ia tidak rela anaknya menikahi gadis pilihan sang anak. Untuk melampiaskan kekesalannya, SL pun mengajak sang Cucuk untuk menenaminya bermain DominoQQ.

Atas perbuatannya tersangka SL dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *